SMARTTALENTMALAYSIA.COM – Film Interstellar karya sutradara legendaris Christopher Nolan kembali tayang di bioskop Indonesia. Sepuluh tahun setelah rilis perdananya pada 2014, film bergenre fiksi ilmiah ini tetap mendapatkan sambutan hangat dari para penonton.
Interstellar menjadi salah satu film sci-fi terbaik sepanjang masa, berkat eksplorasinya yang luar biasa terhadap konsep-konsep fisika modern seperti lubang hitam, relativitas, dan perjalanan antarbintang. Dengan efek visual memukau dan akurasi ilmiah yang dikonsultasikan langsung dengan fisikawan terkemuka Kip Thorne, film ini berhasil meraih Oscar untuk kategori Best Visual Effects pada 2015.
Film ini mengisahkan masa depan Bumi yang mengalami krisis akibat kekurangan sumber daya alam. Tokoh utamanya, Cooper, adalah mantan pilot NASA yang diberi misi menemukan planet baru yang dapat dihuni manusia.
Kembalinya Interstellar ke layar lebar menjadi kesempatan emas bagi penggemar lama maupun penonton baru untuk menikmati kembali perjalanan epik ini dalam format sinematik.
Sinopsis Film Interstellar
Cerita Interstellar berpusat pada perjalanan sekelompok astronot yang menembus lubang cacing di dekat Saturnus untuk mencari rumah baru bagi umat manusia. Berlatar pada tahun 2067, krisis lingkungan seperti kegagalan panen dan badai debu besar hampir memusnahkan peradaban manusia.
Joseph Cooper, seorang insinyur sekaligus mantan pilot NASA, kini hidup sebagai petani bersama dua anaknya, Tom dan Murph, serta ayah mertuanya, Donald. Tom sudah remaja, sementara Murph berusia 10 tahun.
Kehidupan mereka berubah ketika badai debu meninggalkan pola aneh di lantai kamar tidur Murph. Awalnya Murph mengira pola ini adalah ulah “hantu,” namun Cooper yang berpikir logis menyadari bahwa pola tersebut disebabkan oleh perubahan gravitasi. Setelah menghitung pola-pola itu, ia menyimpulkan bahwa koordinat geografis dalam kode biner tersembunyi di sana.
Cooper dan Murph mengikuti koordinat tersebut hingga menemukan fasilitas rahasia yang dipimpin Profesor Brand, mantan koleganya di NASA. Di fasilitas itu, para ilmuwan NASA menjelaskan situasi genting yang sedang dihadapi manusia. Brand mengajukan dua opsi untuk menyelamatkan umat manusia:
1. Rencana A: Mengembangkan teori propulsi anti-gravitasi agar memungkinkan pemindahan manusia ke luar angkasa secara massal.
2. Rencana B: Mengirim pesawat ruang angkasa Endurance dengan membawa 5.000 embrio manusia beku ke planet yang potensial untuk dihuni, sebagai langkah awal repopulasi.
Cooper adalah satu-satunya pilot di Bumi yang mampu memimpin misi Rencana B tersebut. Meskipun berat meninggalkan keluarganya, ia memutuskan untuk mengambil tugas tersebut demi masa depan umat manusia. Sebelum pergi, Cooper memberikan jam tangan kepada Murph, sebagai simbol janji bahwa ia akan kembali suatu hari nanti.
Sinopsis film Interstellar menyajikan kisah penuh ketegangan sekaligus menyentuh emosi. Film ini mengangkat tema cinta, pengorbanan, dan harapan yang kuat, membuatnya tak hanya menjadi perjalanan luar angkasa yang epik tetapi juga perjalanan hati yang mendalam.
Baca Juga : Sinopsis Qodrat 2: Usaha Ustaz dalam Menyelamatkan Istrinya dari Cengkeraman Iblis