Banner Image

Top Cinema

smarttalentmalaysia.com

Sinopsis Film Badarawuhi di Desa Penari karya Kimo Stamboel

SMARTTALENTMALAYSIA.COM – Badarawuhi di Desa Penari merupakan film Indonesia terbaru yang dijadwalkan tayang bertepatan dengan momen Lebaran, pada 11 April 2024.

Film ini adalah sekuel dari KKN di Desa Penari yang sukses besar dua tahun lalu. Kali ini, kursi sutradara dipercayakan kepada Kimo Stamboel, menggantikan Awi Suryadi yang menyutradarai film prekuelnya. Naskah ceritanya tetap dikerjakan oleh Lele Laila bersama SimpleMan, meski Gerald Mamahit kini absen dalam proses penulisan.

Diproduksi oleh MD Pictures dan Pichouse Films, film kedua ini kembali menghadirkan Aulia Sarah sebagai Badarawuhi. Selain itu, para pemain baru seperti Maudy Effrosina, Jourdy Pranata, M. Iqbal Sulaiman, Ardit Erwanda, Diding Boneng, Aming Sugandhi, dan beberapa nama lainnya turut meramaikan jajaran cast.

Mengutip pernyataan Manoj Punjabi, CEO MD Pictures, film ini akan memperdalam karakter Badarawuhi, memanfaatkan tanggapan positif dari penonton terhadap kemunculannya di KKN di Desa Penari. Film prekuelnya sendiri mencetak sejarah sebagai film Indonesia pertama yang berhasil menembus lebih dari 10 juta penonton, menjadikannya film terlaris sepanjang masa di Tanah Air.

Sinopsis Film  Badarawuhi di Desa Penari

Kisah dalam Badarawuhi di Desa Penari dimulai dengan sekelompok gadis muda yang berkumpul di sebuah pondokan di daerah terpencil. Adegan ini menjadi pembuka dalam video first look berdurasi hampir dua menit yang telah dirilis.

Setibanya mereka di sana, para gadis diberikan arahan oleh seorang tetua untuk menjalani sebuah ritual. Tokoh utama dalam kelompok itu adalah Mila, diperankan oleh Maudy Effrosina. Awalnya Mila tampak ragu untuk ikut serta karena merasa tidak pandai menari. Namun, dorongan sang sesepuh membuatnya memberanikan diri mencoba.

Sebelum memulai ritual, masing-masing dari mereka diminta untuk mencium aroma selendang yang mereka kenakan. Tak berselang lama, para gadis mulai menari dengan gerakan yang misterius, seolah-olah tengah berada di bawah pengaruh kekuatan gaib; bahkan Mila yang sebelumnya tidak bisa menari terlihat bergerak begitu indah.

Dalam adegan berikutnya, Mila berusaha melarikan diri dari pondokan yang penuh teka-teki itu. Ia mendapatkan bantuan dari seorang pria yang dikenal sebagai Mbah Buyut muda, diperankan oleh Aming Sugandhi. Sebelum memasuki hutan untuk melarikan diri, Mila diberi peringatan agar terus berlari tanpa menoleh ke belakang.

Namun malang, Mila tergelincir saat berusaha kabur hingga kehilangan sejumlah barang berharganya, termasuk gelang ular yang memainkan peran penting dalam kisah KKN di Desa Penari. Ketika ia dalam situasi genting dan terluka, suara seorang perempuan memanggilnya. Saat menoleh ke belakang, ia melihat Badarawuhi berdiri dengan pakaian tari dan selendang hijau, seperti yang dikenakan dalam film sebelumnya.

Badarawuhi kemudian menuntut Mila untuk mengembalikan gelang ular tersebut. Meski ketakutan, Mila tetap melarikan diri menjauh. Namun, situasi semakin mencekam saat Badarawuhi mencoba menghentikannya. Ia dikelilingi oleh makhluk-makhluk menyeramkan yang bangkit dari kematian di tengah hutan gelap itu.

Baca Juga : Sinopsis “Tebusan Dosa”: Perjuangan Horor Seorang Ibu Mencari Anaknya

Share: Facebook Twitter Linkedin
Tinggalkan Balasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *