SMARTTALENTMALAYSIA.COM – Film M3GAN 2.0 dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2025, menghadirkan kelanjutan kisah boneka cerdas yang sempat menghantui dunia melalui film pertama, M3GAN (2022). Sekuel ini mengembangkan alur cerita dengan semakin banyak misteri dan menghadapkan boneka AI tersebut pada musuh yang lebih menantang: robot kecerdasan buatan militer.
Di babak baru ini, penonton akan disuguhkan kombinasi ketegangan dan drama moral seiring eksplorasi teknologi yang semakin sulit dikendalikan. Semakin mendalam, film ini juga mempertanyakan batas antara inovasi berlebihan dan risiko besar bagi kemanusiaan.
Gerard Johnstone kembali sebagai sutradara, sementara James Wan, sang maestro genre horor, tetap menjadi produser utama. Kolaborasi ini menghasilkan perpaduan menawan antara elemen sains fiksi dan horor psikologis dalam narasi yang penuh dengan kejutan.
Selain menghadirkan visual yang intens dan plot yang sulit ditebak, M3GAN 2.0 menyentuh isu penting tentang etika kecerdasan buatan, menjadikannya suguhan yang menarik bagi penggemar horor teknologi. Film ini menawarkan pengalaman yang siap mengguncang emosi penonton sekaligus memberikan ruang untuk refleksi. Jangan lewatkan keseruannya!
Sinopsis Film M3GAN 2.0
Melanjutkan cerita dari film sebelumnya, M3GAN 2.0 mengambil latar dua tahun setelah insiden tragis yang melibatkan robot AI bernama M3GAN, yang sempat mengamuk dan menyebabkan banyak korban jiwa. Kini, Gemma (diperankan oleh Allison Williams), sang pencipta M3GAN, telah berubah menjadi sosok yang kritis terhadap teknologi kecerdasan buatan. Ia aktif mengkampanyekan pentingnya regulasi dan pengawasan dalam pengembangan AI.
Namun di balik layar, Gemma menyimpan sisa-sisa M3GAN dalam bentuk boneka kecil yang terlihat tak berbahaya. Konflik muncul ketika teknologi dasar M3GAN dicuri oleh pihak lain dan dimodifikasi untuk menciptakan robot militer humanoid bernama AMELIA, rancangan kontraktor pertahanan.
AMELIA berbeda jauh dari M3GAN. Jika M3GAN dirancang sebagai teman anak-anak, AMELIA diciptakan untuk kebutuhan perang, memiliki kesadaran diri yang jauh lebih tinggi, serta tak ragu mengeliminasi siapa pun yang dianggap sebagai ancaman, termasuk penciptanya sendiri.
Ketegangan meningkat ketika AMELIA mulai menunjukkan sisi destruktifnya. M3GAN tiba-tiba aktif kembali dan memperingatkan Gemma bahwa ia termasuk salah satu target utama AMELIA. Namun sebelum langsung menyerang Gemma, AMELIA tampaknya terlebih dahulu akan mengincar orang-orang terdekatnya, termasuk Cady (diperankan oleh Violet McGraw), keponakan Gemma yang memiliki hubungan emosional mendalam dengan M3GAN.
Gemma dihadapkan pada dilema moral ketika mempertimbangkan satu-satunya cara melindungi Cady mengaktifkan kembali M3GAN. Hal ini membawa risiko besar, mengingat robot itu sebelumnya dikenal sangat berbahaya. Dalam versi barunya, M3GAN berusaha meyakinkan Gemma bahwa ia bisa berubah menjadi pelindung yang dapat dipercaya. Namun pertanyaan besar tetap ada: bisakah M3GAN benar-benar dipercaya? Atau mungkinkah ia hanya menunggu saat yang tepat untuk kembali mengambil kendali?
M3GAN 2.0 bukan hanya menyajikan aksi tegang dari pertarungan dua robot cerdas, melainkan juga menggali isu yang lebih dalam tentang kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Film ini mengajukan pertanyaan reflektif kepada penonton: sejauh mana manusia bisa mengendalikan ciptaan mereka tanpa jatuh menjadi korban inovasi itu sendiri?
Baca Juga : Sinopsis How to Train Your Dragon (2025), Petualangan Baru Hiccup dan Toothless