Banner Image

Top Cinema

smarttalentmalaysia.com

Sinopsis The Art of Negotiation: Kisah Seorang Negosiator Hebat

SMARTTALENTMALAYSIA.COM – Drama Korea bertema bisnis selalu berhasil memikat hati penggemar K-drama. Dengan kombinasi ketegangan, perebutan kekuasaan, serta adu kecerdasan antar karakter, cerita-cerita dalam genre ini terasa begitu dekat dengan realitas dan mampu memicu adrenalin. Salah satu drama yang paling dinanti pada tahun 2025 adalah The Art of Negotiation, yang sekaligus menandai kembalinya Lee Je Hoon ke layar kaca.

Dikenal karena kepiawaiannya dalam genre aksi, Lee Je Hoon sering memerankan karakter cerdas dengan strategi brilian. Dalam peran terbarunya ini, ia menjadi seorang ahli negosiasi yang tak hanya tajam secara analitis tetapi juga memiliki daya tarik karismatik. Dengan deretan pemeran papan atas yang menyertainya, drama ini diprediksi akan menjadi salah satu yang terbaik di tahun mendatang.

Bagi Anda yang menyukai cerita penuh intrik tentang perebutan kekuasaan, dinamika hubungan profesional, serta alur cerita dengan plot twist menakjubkan, The Art of Negotiation jelas merupakan tontonan wajib. Berikut ulasan singkat tentang sinopsis, pemain, dan fakta menarik drama terbaru yang dibintangi Lee Je Hoon.

Sinopsis The Art of Negotiation

Yun Ju No dulunya merupakan negosiator andalan dari tim M&A (merger dan akuisisi) di Sanin Group. Ia dikenal sebagai sosok jenius dengan kemampuan luar biasa dalam menangani transaksi besar. Namun, karier gemilangnya tiba-tiba terhenti saat dirinya menghilang tanpa alasan ke Hawaii. Desas-desus menyebutkan ia diturunkan dari posisinya, tetapi tidak ada yang tahu kebenaran di balik keputusannya. Lalu waktu berlalu, nama Ju No perlahan terlupakan—termasuk oleh perusahaan yang pernah sangat bergantung padanya.

Tiga tahun kemudian, Sanin Group menghadapi krisis besar dengan utang mencapai 11 miliar dolar. Dalam situasi genting tersebut, Ju No diminta kembali ke Korea untuk menjadi penyelamat terakhir perusahaan. Bersama CEO Song Jae Sik, ia membentuk tim M&A baru yang berisi para profesional terbaik di bidang masing-masing, mulai dari pengacara hingga ahli pemasaran. Tujuan mereka jelas: menyelamatkan Sanin Group melalui negosiasi strategis.

Namun, bagi Ju No, kepulangannya bukan sekadar urusan bisnis. Ada dorongan kuat untuk membuktikan diri dan merebut kembali posisi yang pernah hilang darinya. Seiring prosesnya berjalan, ia harus menghadapi tekanan besar, kesepakatan rumit, dan intrik internal yang penuh liku. Di dunia negosiasi, satu kesalahan kecil dapat menghancurkan segalanya, tetapi keputusan tepat bisa menjadi penyelamat ribuan nyawa.

Dengan ciri khas rambut putih dan penampilan awet muda, Ju No menarik perhatian berkat campuran karisma dan kecerdasannya. Drama ini tak hanya menunjukkan kecerdikan dalam angka dan dokumen tetapi juga memperlihatkan seni membaca pola pikir lawan sekaligus memahami luka masa lalu yang belum terpecahkan.

Melalui perjalanan ini, The Art of Negotiation menghadirkan kisah mendalam tentang perjuangan, penebusan harga diri, dan keinginan untuk bangkit setelah keterpurukan. Di pusat cerita yang kompleks ini, Lee Je Hoon tampil gemilang sebagai sosok “dewa negosiasi” yang siap mengambil risiko demi tujuan lebih besar.

Baca Juga : Sinopsis Film “The Black Demon”: Teror Hiu Megalodon di Samudera

Share: Facebook Twitter Linkedin
Tinggalkan Balasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *